Aksi dugaan pembegalan kembali meresahkan warga Kota Cimahi setelah sebuah insiden kekerasan dilaporkan terjadi di wilayah Cidahu pada Rabu malam, 28 Januari 2026.
Informasi awal mengenai kejadian ini pertama kali beredar melalui unggahan akun Facebook Muhamad Reza di dalam Grup Facebook INFO CIMAHI yang dikenal aktif membagikan laporan kejadian warga.
Unggahan tersebut dengan cepat menarik perhatian warganet karena disertai keterangan rinci mengenai waktu, lokasi, serta kondisi korban usai kejadian.
Berdasarkan informasi yang dibagikan, aksi dugaan pembegalan tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Cidahu Cimahi yang berada tidak jauh dari sebuah kolam renang umum.
Lokasi kejadian disebut relatif sepi pada malam hari sehingga diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa korban tengah melintas di area tersebut sebelum akhirnya dihadang oleh sekelompok orang yang diduga sebagai pelaku pembegalan.
Pelaku disebut berjumlah tiga orang sepeda motor saat melakukan pengejaran dan penghadangan terhadap korban.
Korban kemudian dilaporkan tidak dapat menghindari aksi kekerasan setelah para pelaku berhasil mendekat dan mengancam keselamatannya.
Barang-barang milik korban yang dilaporkan raib dalam kejadian tersebut adalah satu unit sepeda motor serta sebuah dompet berisi identitas dan barang pribadi lainnya.
Kehilangan kendaraan bermotor ini menjadi kerugian terbesar yang dialami korban akibat aksi kriminal tersebut.
Selain kerugian materi, korban juga harus mengalami kekerasan fisik yang cukup serius berdasarkan keterangan yang beredar.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa para pelaku diduga membawa senjata tajam serta alat setrum untuk melumpuhkan korban.
Ancaman menggunakan senjata tajam membuat korban tidak memiliki banyak pilihan untuk melakukan perlawanan.
Alat setrum yang digunakan pelaku disebut menjadi faktor utama yang membuat korban kehilangan tenaga dan tidak mampu bergerak.
Dalam video itu terlihat jelas adanya bekas sabetan senjata tajam pada pakaian yang dikenakan korban.
Meski tidak diperlihatkan secara detail luka pada tubuh korban, kondisi pakaian tersebut menguatkan dugaan adanya aksi kekerasan fisik.
Sejumlah komentar di unggahan tersebut menyebutkan bahwa korban telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Cimahi.
Informasi tambahan yang beredar di kolom komentar menyebutkan bahwa korban diduga berasal dari kawasan Pasir Koja, Kota Bandung.***









