Kandang Ayam di Cimanggu Ngamprah Terbakar, Seribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta
Sumber: Instagram Koramil 0909 Padalarang.

Kandang Ayam di Cimanggu Ngamprah Terbakar, Seribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam potong di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu pagi dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di kawasan permukiman Kampung Pangkalan dan sempat mengundang perhatian warga sekitar sejak pagi hari.

Insiden tersebut dilaporkan pertama kali melalui unggahan resmi Koramil 0909 Padalarang di media sosial Instagram sebagai bentuk laporan kejadian wilayah.

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 07.15 WIB di kandang ayam potong milik seorang peternak bernama Odong.

Lokasi kejadian berada di Kampung Pangkalan RW 08 RT 02, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari aparat kewilayahan, sumber api diduga berasal dari alat pemanas ayam yang tidak dalam pengawasan langsung pemilik kandang.

Percikan api dari pemanas tersebut dengan cepat menyambar material kandang yang mudah terbakar dan memicu kobaran api besar.

Baca Juga:  Kecelakaan di Jalan Laswi Batununggal Bandung, Korban Alami Luka di Kaki

Api pertama kali terlihat muncul dari bagian tengah bangunan kandang sebelum akhirnya menjalar ke seluruh struktur bangunan.

Pada saat kejadian berlangsung, pemilik kandang diketahui tidak berada di lokasi karena sedang bekerja di kebun.

Kondisi kandang yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan secara manual.

Seorang warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi menjadi saksi awal terjadinya kebakaran tersebut.

Saksi yang berusia 35 tahun itu melihat api berkobar hebat dari arah kandang yang berada di samping rumahnya saat sedang membersihkan rumah.

Melihat situasi darurat tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan untuk memanggil warga sekitar.

Teriakan tersebut mengundang perhatian warga lain yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.

Warga secara spontan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran.

Sebagian warga juga berinisiatif menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bandung Barat untuk meminta bantuan profesional.

Baca Juga:  Jadwal Samsat Keliling Hari Minggu di Padalarang Bandung Barat, Kini Hadir di Dua Lokasi Strategis

Petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam.

Proses pemadaman dilakukan secara intensif mengingat api telah membakar hampir seluruh bangunan kandang.

Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih selama satu jam hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Aparat TNI dan Polri setempat turut membantu proses penanganan kejadian di lokasi kebakaran.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan koordinasi dengan pemerintah desa untuk mempercepat penanganan darurat.

Aparat keamanan juga melakukan penyekatan di sekitar lokasi kejadian guna mencegah warga terlalu dekat dengan titik api.

Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan warga dan kelancaran proses pemadaman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Pemilik kandang, Odong, dipastikan selamat dan tidak mengalami luka fisik.

Odong diketahui berusia 40 tahun dan berprofesi sebagai peternak ayam potong.

Baca Juga:  Dugaan Awal Kebakaran Gudang Biji Plastik di Babakan Ciparay, Api Membesar Saat Gudang Dibersihkan! Padam Setelah Lebih dari 9 Jam

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materi yang cukup besar.

Seluruh bangunan kandang ayam dilaporkan hangus terbakar dan tidak dapat diselamatkan.

Selain bangunan, sekitar seribu ekor ayam potong berusia dua minggu ikut mati terpanggang dalam kebakaran tersebut.

Total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.