KoranBandung.co.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di KM 179 Tol Cisumdawu, wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin pagi dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Insiden lalu lintas ini menjadi perhatian publik karena terjadi di jalur tol strategis yang menghubungkan Cirebon dan Bandung pada jam rawan aktivitas pagi hari.
Peristiwa tersebut sekaligus menyoroti kembali faktor keselamatan kendaraan berat di jalur menanjak serta pentingnya kewaspadaan pengendara di ruas tol Cisumdawu.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang AKP Dini Kulsum Mardiani menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat arus kendaraan mulai meningkat.
Menurut penjelasan kepolisian, kecelakaan melibatkan sebuah truk Mitsubishi Fuso tronton serta empat kendaraan penumpang, yakni Toyota Corolla Altis, Toyota Vios, Honda Mobilio, dan Toyota Avanza.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, truk Mitsubishi Fuso tronton bernomor polisi AD 8826 AH dikemudikan oleh Suyanto melaju dari arah Cirebon menuju Bandung.
Saat memasuki tanjakan di KM 179 Tol Cisumdawu, truk tersebut membawa muatan pupuk jenis Ponska dan diduga tidak memiliki tenaga yang cukup untuk menanjak.
Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan berat itu kehilangan daya dorong dan bergerak mundur secara tidak terkendali ke arah belakang.
Dalam kondisi mundur, truk menghantam median tengah jalan tol sebelum akhirnya terbalik dan melintang di badan jalan.
Posisi akhir truk berada dalam kondisi terbalik dengan ban kanan menghadap ke atas sehingga menutup sebagian lajur kendaraan.
Pada saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Corolla Altis melaju di lajur tiga dan tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari truk yang terbalik tersebut.
Benturan keras tidak terhindarkan ketika badan truk menimpa langsung kendaraan Toyota Corolla Altis.
Tak lama setelah tabrakan pertama, dari arah yang sama datang kendaraan Toyota Avanza, Toyota Vios, dan Honda Mobilio.
Ketiga kendaraan tersebut diduga tidak sempat melakukan pengereman maupun manuver penghindaran karena jarak pandang terbatas dan situasi mendadak.
Akibatnya, ketiga mobil tersebut menabrak truk tronton yang sudah terbalik dan kendaraan yang sebelumnya terlibat kecelakaan.
Rangkaian tabrakan ini menyebabkan seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan berat pada bagian depan dan samping.
Dampak paling fatal dialami oleh penumpang Toyota Corolla Altis yang tertimpa badan truk dalam posisi terbalik.
Tiga orang penumpang mobil Toyota Corolla Altis dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia masing-masing adalah pengemudi bernama Muhammad Tegus Prasetio berusia 29 tahun.
Selain itu, korban lainnya adalah penumpang kursi depan Achmad Arifa Safra berusia 33 tahun.
Satu korban meninggal lainnya merupakan penumpang kursi belakang bernama Faiz Habibullah berusia 27 tahun.
Sementara itu, pengemudi Toyota Vios bernama Iwan Sutari mengalami luka-luka akibat benturan keras.
Pengemudi truk Mitsubishi Fuso tronton, Suyanto, juga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Seluruh korban luka maupun korban meninggal dunia segera dievakuasi oleh petugas gabungan ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.***









