Kecelakaan Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Diponegoro Bandung, Dua Korban Dilarikan ke RSHS
Gambar hanya ilustrasi.

Kecelakaan Motor dan Pejalan Kaki di Jalan Diponegoro Bandung, Dua Korban Dilarikan ke RSHS

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua dan pejalan kaki terjadi di kawasan pusat Kota Bandung dan langsung ditangani oleh layanan kegawatdaruratan pemerintah daerah.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu pagi, 4 Januari 2026, di Jalan Diponegoro, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Lokasi kejadian berada di sekitar kawasan Gedung Sate yang dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas padat dan ikon pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Laporan awal diterima oleh sistem layanan darurat terpadu Kota Bandung pada pukul 07.06 WIB melalui jalur pengaduan resmi.

Berdasarkan data yang diterima, laporan tersebut tercatat dengan nomor tiket L11767486970 dan langsung diproses oleh petugas sesuai prosedur standar operasional penanganan kecelakaan.

Dalam laporan awalnya, pelapor menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan roda dua dengan seorang penyebrang jalan.

Baca Juga:  Terjadi Kebakaran di Jalan Turangga Dekat TSM Bandung

Akibat insiden tersebut, terdapat dua orang korban yang mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Satu korban dilaporkan mengalami pendarahan pada bagian kepala yang mengindikasikan adanya benturan keras saat kejadian.

Korban lainnya dilaporkan mengeluarkan darah dari mulut yang mengarah pada dugaan cedera internal atau trauma pada bagian wajah dan saluran pernapasan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim 112 Kota Bandung segera melakukan verifikasi awal untuk memastikan kebenaran dan kelengkapan informasi.

Pada pukul 07.07 WIB, petugas melakukan validasi laporan guna memastikan lokasi, jumlah korban, serta kebutuhan penanganan medis di lapangan.

Satu menit kemudian, laporan dinyatakan valid dan layak untuk ditindaklanjuti dengan pengerahan tim medis.

Sebagai langkah awal, Tim 112 melakukan koordinasi dengan Palang Merah Indonesia Kota Bandung pada pukul 07.08 WIB untuk meminta dukungan ambulans dan tenaga medis.

Baca Juga:  Penemuan Jenazah di Regol Bandung Ditangani Terpadu PMI dan Kepolisian

Namun, PMI Kota Bandung menyampaikan bahwa tim sedang menangani pelayanan lain sehingga tidak dapat segera menuju lokasi kejadian.

Situasi tersebut mendorong Tim 112 untuk mengambil langkah alternatif dengan menghubungi PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Koordinasi dengan PSC 119 Dinkes Kota Bandung dilakukan pada pukul 07.13 WIB dan laporan langsung diterima oleh petugas layanan medis.

Respons cepat ditunjukkan dengan keberangkatan tim medis PSC 119 menuju lokasi kejadian tanpa penundaan.

Empat menit kemudian, tepat pada pukul 07.17 WIB, tim PSC 119 tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan penanganan terhadap kedua korban.

Petugas medis melakukan asesmen awal untuk menilai kondisi korban, termasuk tingkat kesadaran, kondisi luka, dan potensi risiko lanjutan.

Penanganan darurat difokuskan pada penghentian pendarahan dan stabilisasi kondisi korban sebelum dilakukan evakuasi.

Langkah ini penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut yang dapat mengancam keselamatan jiwa korban.

Baca Juga:  Innalillahi, Siswi SMA Terjatuh dari Motor dan Tertabrak Mobil Box di Cipatat Bandung Barat

Proses penanganan di lokasi berlangsung dengan pengamanan area untuk memastikan keselamatan petugas dan pengguna jalan lainnya.

Berdasarkan perkembangan terbaru yang disampaikan pelapor, kedua korban akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.