Kecelakaan Motor di Braga Bandung, Satu Korban Nyeri Ulu Hati Dirujuk ke RS Rajawali
Sumber: Bandung Siaga 112

Kecelakaan Motor di Braga Bandung, Satu Korban Nyeri Ulu Hati Dirujuk ke RS Rajawali

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Sebuah laporan kecelakaan lalu lintas roda dua yang terjadi di kawasan pusat Kota Bandung pada Senin malam menjadi gambaran respons cepat layanan kegawatdaruratan kesehatan daerah.

Peristiwa ini tercatat secara resmi dalam sistem layanan darurat dan melibatkan koordinasi lintas instansi kesehatan serta relawan.

Kejadian tersebut menegaskan pentingnya kehadiran PSC 119 sebagai garda terdepan penanganan awal kecelakaan di wilayah perkotaan.

Respons terukur dan berjenjang dalam laporan ini juga menunjukkan standar operasional yang semakin matang dalam pelayanan publik bidang kesehatan darurat.

Berdasarkan data laporan yang diterima, insiden kecelakaan lalu lintas kendaraan roda dua atau KR2 terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 22.56 WIB.

Lokasi kejadian tercatat berada di Jalan Otto Iskandar Dinata Nomor 177, kawasan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Titik patokan lokasi kecelakaan berada di sekitar Stopan Otista Asia Afrika yang dikenal sebagai area dengan kepadatan lalu lintas tinggi pada malam hari.

Baca Juga:  Kecelakaan Motor di Jalan Surapati Bandung, Korban Diduga Patah Tangan Sebelah Kanan

Dalam laporan awal disebutkan bahwa terdapat satu orang korban yang mengalami keluhan nyeri pada bagian ulu hati akibat kecelakaan tersebut.

Keluhan nyeri ulu hati pada korban menjadi indikasi penting yang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya cedera dalam.

Tim layanan darurat 112 menerima laporan pertama pada pukul 22.56 WIB dan langsung melakukan pencatatan awal kejadian.

Satu menit setelah laporan masuk, petugas melakukan validasi awal kepada pelapor untuk memastikan keakuratan informasi dan kondisi korban.

Hasil validasi menunjukkan bahwa laporan dinyatakan valid pada pukul 23.00 WIB setelah dilakukan klarifikasi langsung dengan pelapor.

Pada waktu yang sama, koordinasi segera dilakukan dengan Palang Merah Indonesia sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Kecelakaan Motor di Pasar Induk Gedebage Bandung, Satu Korban Luka Kepala Ditangani PSC 119

Koordinasi lanjutan kembali dilakukan dengan PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung guna memastikan kesiapan tim medis di lapangan.

Setelah koordinasi dilakukan, laporan kecelakaan tersebut masuk dalam status monitoring aktif oleh PSC 119.

Tim PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung tiba di lokasi kejadian pada pukul 23.16 WIB untuk melakukan penanganan langsung terhadap korban.

Kehadiran tim medis di lokasi menjadi fase krusial dalam memastikan kondisi korban tetap stabil sebelum dilakukan rujukan.

Selain PSC 119, relawan Edan Sepur juga tiba di lokasi pada pukul 23.20 WIB untuk membantu proses pengondisian dan pengamanan area kejadian.

Peran relawan dalam kejadian ini berfokus pada membantu korban serta memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap terkendali.

Sinergi antara PSC 119 dan relawan Edan Sepur mencerminkan kolaborasi yang efektif antara unsur pemerintah dan komunitas dalam penanganan darurat.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Keracunan di Cisarua Bandung Barat Meluas, Siswa SMKN 1 Cisarua hingga SD Garuda Ikut Jadi Korban

Informasi lanjutan yang diterima dari relawan Edan Sepur menyebutkan bahwa korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Rajawali.***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.