KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di pusat Kota Bandung dan memicu respons cepat layanan darurat kesehatan serta instansi terkait pada Kamis sore.
Kecelakaan sepeda motor yang menyebabkan satu orang mengalami fraktur tangan terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, tepat di depan Gedung Sate pada Kamis, 29 Januari 2025.
Insiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga melalui sistem layanan darurat terpadu pada pukul 17.56 WIB.
Petugas layanan darurat melakukan proses verifikasi awal dalam waktu singkat untuk memastikan keakuratan informasi yang diterima dari pelapor.
Hasil validasi menyatakan laporan kecelakaan tersebut sah dan membutuhkan penanganan medis segera karena adanya korban luka.
Tim layanan 112 kemudian langsung berkoordinasi dengan PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung pada pukul 17.58 WIB.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan korban kecelakaan mendapatkan pertolongan pertama dan penanganan medis sesuai standar kegawatdaruratan.
Pada waktu yang sama, laporan resmi diterima oleh tim PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung dan petugas mulai melakukan persiapan menuju lokasi kejadian.
Langkah cepat ini mencerminkan prosedur operasional yang telah terstruktur dalam sistem penanganan darurat Kota Bandung.
Selain melibatkan unsur kesehatan, tim juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung guna membantu pengamanan lokasi dan kelancaran lalu lintas.
Sekitar pukul 18.03 WIB, anggota Dinas Perhubungan Kota Bandung dilaporkan telah meluncur menuju lokasi kecelakaan di Jalan Diponegoro.
Kehadiran petugas Dishub di lokasi bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan strategis yang dikenal ramai, khususnya pada jam pulang kerja.
Informasi terbaru dari lapangan menyebutkan bahwa tim PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.18 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas medis segera melakukan asesmen kondisi korban untuk menentukan tingkat cedera dan tindakan lanjutan yang diperlukan.
Korban diketahui mengalami fraktur pada bagian tangan akibat kecelakaan sepeda motor tersebut.
Petugas medis memberikan penanganan awal di tempat kejadian untuk menstabilkan kondisi korban sebelum proses evakuasi.
Dalam waktu yang relatif singkat, koordinasi antara petugas kesehatan dan anggota Dishub berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Situasi di sekitar lokasi kejadian juga dilaporkan kondusif setelah petugas Dishub melakukan pengaturan lalu lintas.
Pada pukul 18.20 WIB, korban akhirnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Halmahera Bandung untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.***









