KoranBandung.co.id – Sebuah laporan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, mendapat respons cepat dari layanan darurat kesehatan pada Sabtu dini hari.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Arjuna, Kecamatan Cicendo, tepat di samping Mall Istana Plaza, yang dikenal sebagai salah satu ruas jalan dengan mobilitas kendaraan tinggi bahkan pada malam hari.
Peristiwa ini dilaporkan ke sistem layanan darurat pada pukul 02.35 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas terkait dalam hitungan menit.
Laporan kecelakaan diterima oleh pusat layanan darurat melalui sistem 112 pada pukul 02.35 WIB dari seorang pelapor.
Informasi awal menyebutkan korban mengalami sesak napas dan rasa sakit di bagian dada, yang berpotensi mengindikasikan cedera serius akibat benturan.
Petugas 112 segera melakukan proses validasi laporan hanya satu menit setelah laporan masuk untuk memastikan akurasi informasi di lapangan.
Hasil validasi menyatakan laporan dinyatakan benar dan memenuhi kriteria untuk ditindaklanjuti oleh layanan kesehatan darurat.
Setelah laporan dinyatakan valid pada pukul 02.37 WIB, petugas 112 langsung berkoordinasi dengan PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung.
Koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan kecelakaan yang melibatkan potensi gangguan pernapasan dan trauma dada.
Petugas PSC 119 menerima laporan tersebut pada pukul 02.39 WIB dan segera mengerahkan tim medis ke lokasi kejadian.
Langkah cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan sistem layanan kesehatan Kota Bandung dalam merespons kejadian darurat di luar jam sibuk.
Keberadaan sistem terpadu antara 112 dan PSC 119 dinilai krusial dalam memangkas waktu tunggu korban untuk mendapatkan pertolongan.
Tim medis PSC 119 tiba di lokasi pada pukul 02.47 WIB atau sekitar delapan menit setelah menerima laporan.
Setibanya di lokasi, tim PSC 119 langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
Pemeriksaan difokuskan pada fungsi pernapasan dan keluhan nyeri dada untuk memastikan tidak ada kondisi yang mengancam jiwa secara langsung.
Petugas juga memastikan korban dalam keadaan sadar dan mampu merespons sebelum menentukan langkah lanjutan.
Setelah dilakukan penanganan awal, tim medis membawa korban ke rumah guna mendapatkan perawatan lanjutan
***









