KoranBandung.co.id – Insiden pelemparan botol yang diduga berisi minuman keras terjadi di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, dan menimpa seorang pengendara mobil pada Minggu dini hari.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (19/1/2026) sekitar pukul 02.59 WIB tersebut terekam dan dilaporkan melalui akun Instagram komunitas informasi lokal infocimahi.
Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kekerasan jalanan yang kerap muncul pada jam-jam rawan di wilayah perkotaan.
Aksi nekat tersebut kembali memunculkan kekhawatiran publik terkait keamanan berkendara pada malam hingga dini hari di Kota Cimahi.
Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Alif yang saat itu tengah melakukan perjalanan pulang menuju rumahnya.
Alif melaju dari arah lampu merah Kolonel Masturi menuju Perumahan Puri Cipageran Indah 2 melalui jalur Jalan Sangkuriang.
Situasi jalan pada waktu tersebut dilaporkan relatif sepi dengan kondisi pencahayaan yang minim.
Ketika melintas di ruas Jalan Kolonel Masturi, kendaraan korban berpapasan dengan satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang.
Tanpa adanya interaksi sebelumnya, pengendara motor tersebut tiba-tiba meningkatkan kecepatan kendaraannya secara agresif.
Dalam jarak yang sudah sangat dekat, salah satu pelaku melempar sebuah botol ke arah mobil korban.
Botol tersebut menghantam kaca depan mobil dengan keras hingga menyebabkan kaca pecah seketika.
Berdasarkan penuturan korban, botol yang dilempar diduga merupakan botol minuman keras.
Pecahan kaca akibat benturan langsung berhamburan masuk ke dalam kabin mobil.
Serpihan kaca tersebut mengenai tubuh korban yang berada di dalam kendaraan.
Akibatnya, Alif mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki.
Meski mengalami cedera, korban masih dalam kondisi sadar dan mampu mengendalikan kendaraan.
Korban sempat menghentikan mobilnya di pinggir jalan untuk memastikan kondisi dirinya.
Setelah itu, Alif berupaya mengejar pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Upaya pengejaran tersebut tidak membuahkan hasil karena pelaku langsung tancap gas.
Pelaku melarikan diri ke arah perempatan Kolonel Masturi dengan kecepatan tinggi.
***









