KoranBandung.co.id – Kemacetan panjang kembali melumpuhkan jalur utama Ciwidey pada Sabtu pagi akibat insiden bus wisata dan truk yang terjebak di tikungan sempit hingga menutup total badan jalan.
Kawasan Ciwidey yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bandung kembali menghadapi persoalan klasik berupa kemacetan parah pada akhir pekan.
Arus lalu lintas yang seharusnya ramai namun tetap mengalir justru berubah menjadi antrean panjang kendaraan sejak pagi hari.
Situasi ini menimbulkan keluhan luas dari pengendara karena kendaraan nyaris tidak bergerak selama berjam-jam.
Berdasarkan laporan lapangan pada Sabtu (10/1) pagi, kemacetan di jalur Ciwidey terpantau mengular hingga beberapa kilometer dari kedua arah.
Kepadatan terjadi sejak pukul 06.00 WIB ketika volume kendaraan wisata mulai meningkat signifikan.
Pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan berat terjebak dalam antrean tanpa kepastian waktu untuk kembali bergerak.
Sumber utama kemacetan diketahui berasal dari sebuah bus pariwisata dan satu unit truk besar yang terjebak berhadapan di salah satu tikungan mayor jalur Ciwidey.
Kedua kendaraan berukuran besar tersebut tidak dapat saling melintas karena lebar jalan yang terbatas dan radius tikungan yang sempit.
Posisi bus dan truk yang saling berhadapan menyebabkan seluruh ruas jalan tertutup total dan tidak bisa dilalui dari dua arah.
Kondisi ini diperparah oleh minimnya ruang manuver sehingga upaya untuk memundurkan atau menggeser kendaraan membutuhkan waktu lama.***









