KoranBandung.co.id – Bencana tanah longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari dan menimbulkan dampak serius bagi warga setempat.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak kemarin hari diduga menjadi pemicu utama pergerakan tanah yang terjadi secara tiba-tiba.
Material longsoran berupa tanah menimpa permukiman warga di beberapa titik yang berada di lereng perbukitan.
Peristiwa longsor dilaporkan terjadi saat sebagian besar warga masih berada di dalam rumah dan tengah beristirahat.
Sejumlah rumah mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material tanah.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas di lapangan, bencana tanah longsor ini menyebabkan enam orang meninggal dunia.
Sebanyak lima korban meninggal dunia tercatat berasal dari RT 05 RW 11 Desa Pasirlangu.
Satu korban lainnya dilaporkan berasal dari RT 01 RW 10 yang juga terdampak cukup parah akibat longsoran.
Petugas gabungan masih melakukan proses verifikasi identitas korban untuk memastikan data akurat sebelum diumumkan secara resmi.
Selain korban meninggal dunia, terdapat dugaan masih ada warga yang tertimbun longsor dan belum berhasil dievakuasi hingga saat ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian sejak pagi hari.
Tim gabungan yang terdiri dari petugas BPBD, TNI, Polri, relawan, dan aparat desa melakukan penyisiran di area terdampak.
Proses pencarian korban terkendala oleh kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.
Puluhan warga yang rumahnya rusak atau berada di zona rawan longsor terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Lokasi pengungsian sementara difokuskan di aula desa dan gedung sarana olahraga yang berada tidak jauh dari permukiman warga.****









