KoranBandung.co.id – Bencana tanah longsor menelan korban jiwa setelah melanda Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat, 24 Januari, akibat hujan deras berkepanjangan.
Peristiwa longsor ini menjadi pengingat serius akan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di kawasan perbukitan Jawa Barat yang kerap dipicu oleh curah hujan ekstrem.
Selain menyebabkan kerusakan material, kejadian tersebut juga meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat dan memicu upaya evakuasi besar-besaran oleh berbagai unsur relawan.
Tanah longsor terjadi di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, pada dini hari ketika sebagian besar warga tengah beristirahat di dalam rumah mereka.
Satu unit rumah dilaporkan tertimbun sepenuhnya oleh longsoran tanah sehingga menyulitkan proses penyelamatan pada saat kejadian.
Di dalam rumah tersebut, dua pasangan suami istri diketahui masih berada di dalam bangunan saat longsor terjadi.
Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah tim gabungan melakukan upaya pencarian di tengah kondisi tanah yang labil.
Korban meninggal dunia diketahui merupakan seorang pria berinisial HH berusia 25 tahun dan seorang perempuan berinisial HH berusia 20 tahun.
Kepergian pasangan muda tersebut menambah daftar korban jiwa akibat bencana tanah longsor di wilayah Bandung Barat sepanjang musim hujan awal tahun ini.
Berdasarkan informasi lapangan, hujan dengan intensitas tinggi telah mengguyur kawasan Lembang sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari.***









