KoranBandung.co.id – Bencana tanah longsor kembali menelan korban jiwa di wilayah Kabupaten Bandung akibat kondisi geografis yang rentan terhadap pergerakan tanah.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Pangalengan pada Minggu siang (01/02/2026) dan menimbulkan duka mendalam bagi warga sekitar.
Dua anak balita dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah yang disertai runtuhan bangunan rumah kontrakan.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Mekarsari RT 001 RW 010, Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan.
Rumah kontrakan tersebut tidak mampu menahan tekanan tanah sehingga roboh dalam hitungan detik.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian longsor di wilayah Bandung Raya yang dikenal memiliki kontur tanah labil.
Kondisi curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor pemicu pergerakan tanah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di dekat lereng atau tebing rawan longsor.
Kondisi curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor pemicu pergerakan tanah.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di dekat lereng atau tebing rawan longsor.***









