KoranBandung.co.id – Kebakaran yang melanda sebuah gudang biji plastik di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung pada Jumat sore (06/02/2026).
Insiden tersebut memicu respons cepat dari berbagai instansi karena berpotensi menimbulkan risiko lanjutan terhadap lingkungan sekitar.
Kronologi Awal Kebakaran Gudang Plastik
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, di sebuah gudang penyimpanan biji plastik yang berlokasi di Jalan Cibolerang Nomor 33B/35, Kelurahan Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Gudang tersebut diketahui merupakan bagian dari aktivitas usaha CV Cantika Plastik yang bergerak di sektor pengolahan material plastik.
Berdasarkan informasi lapangan, api pertama kali diketahui saat seorang pegawai sedang melakukan aktivitas pembersihan rutin di dalam gudang.
Pada saat itu, kondisi api dilaporkan sudah dalam keadaan membesar dan cepat menyebar di area penyimpanan.
Upaya pemadaman awal dilakukan oleh para pegawai menggunakan alat pemadam api ringan serta peralatan seadanya yang tersedia di lokasi.
Namun, karakteristik bahan biji plastik yang mudah terbakar menyebabkan api sulit dikendalikan secara manual.
Situasi tersebut mendorong pihak gudang untuk segera melaporkan kejadian ke layanan darurat Kota Bandung.
Laporan kebakaran disampaikan melalui nomor darurat Emergency Call 022-113 milik Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.
Respons Darurat Terpadu dari Bandung Siaga 112
Berdasarkan data Bandung Siaga 112, laporan kebakaran diterima pada pukul 15.03 WIB dengan nomor tiket L11770368413.
Lokasi kejadian diidentifikasi berada di sekitar kawasan Pabrik Cantik Plastik yang menjadi patokan utama petugas.
Setelah laporan diterima, petugas Bandung Siaga 112 segera melakukan proses validasi untuk memastikan akurasi informasi.
Validasi laporan dinyatakan selesai dan sah pada pukul 15.07 WIB.
Selanjutnya, koordinasi lintas instansi langsung dilakukan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.
Instansi yang dikoordinasikan meliputi Damkarmatan Kota Bandung, PLN Kota Bandung, ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung, serta PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Bandung.
Tim PSC 119 dilaporkan langsung meluncur ke lokasi setelah koordinasi awal dilakukan.
Petugas pemadam kebakaran Kota Bandung juga bergerak menuju lokasi hanya beberapa menit setelah laporan dinyatakan valid.
Proses Pemadaman
Unit pemadam kebakaran pertama dilaporkan tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.12 WIB.
Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan fokus pada area gudang yang menjadi pusat api.
Seiring berjalannya waktu, tambahan unit dari UPT Selatan dan UPT Pusat Kota Bandung diterjunkan untuk memperkuat upaya pemadaman.
Total empat unit tambahan tiba secara bertahap antara pukul 15.25 WIB hingga 15.29 WIB.
Namun, proses penanganan sempat menghadapi kendala berupa hambatan lalu lintas menuju lokasi kejadian.
Informasi tersebut mendorong Damkarmatan untuk meminta bantuan pengaturan jalur agar mobil pemadam dapat bergerak lebih optimal.
Koordinasi pun dilakukan dengan ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk pengendalian lalu lintas secara real time.
PLN Kota Bandung turut dilibatkan untuk memastikan pengamanan jaringan listrik di sekitar lokasi kebakaran.
Petugas PLN dilaporkan tiba di lokasi pada pukul 15.54 WIB dan langsung melakukan penanganan kelistrikan.









