KoranBandung.co.id – Insiden evakuasi warga tertimbun reruntuhan terjadi di kawasan Antapani Kulon, Kota Bandung, setelah kegagalan struktur bangunan saat penggalian tanah untuk kolam renang memicu operasi penyelamatan oleh Damkarmatan Kota Bandung (Rabu, 4/02/26, sekitar pukul 19.49 WIB).
Peristiwa ini menyoroti kembali pentingnya aspek keselamatan konstruksi rumah tinggal di kawasan padat penduduk perkotaan.
Kejadian tersebut juga menjadi pengingat akan risiko laten pekerjaan penggalian tanah tanpa perhitungan struktur yang memadai.
Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun dari Bandung Siaga 113 atau Damkarmatan Kota Bandung, peristiwa penanganan penyelamatan ini terjadi di Jalan Terusan Sindang Barang RT 003 RW 005 Kelurahan Antapani Kulon Kecamatan Antapani Kota Bandung.
Objek penyelamatan dalam kejadian tersebut adalah evakuasi orang yang tertimbun reruntuhan material bangunan di dalam lubang galian.
Kronologi kejadian bermula ketika seorang warga bernama MNH menyelesaikan proses penggalian tanah sedalam kurang lebih dua meter yang direncanakan untuk pembangunan kolam renang di area rumahnya.
Setelah penggalian dinyatakan selesai, dua orang lainnya yakni FH dan RY turun ke dasar lubang untuk melakukan pengecekan kondisi galian.
Situasi awal di lokasi terlihat normal tanpa tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan bangunan di sekitar area penggalian.
Namun dalam waktu singkat setelah ketiga orang berada di sekitar dan di dalam lubang, terjadi kegagalan struktur pada lantai bangunan yang berada di sisi galian.
Material bangunan berupa tembok bekas dudukan mesin huller padi tiba-tiba runtuh akibat pondasi yang kehilangan daya dukung setelah tanah di bawahnya digali.
Volume material beton yang runtuh diperkirakan mencapai 1,125 meter kubik dengan bobot sekitar 1.125 kilogram.
Reruntuhan tersebut langsung jatuh ke dalam lubang galian dan menimpa MNH serta RY yang berada di dasar lubang.
Pada saat yang bersamaan, bagian lantai di sisi lain juga ikut roboh dan mengenai FH yang berada tidak jauh dari titik runtuhan.
FH berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari area berbahaya sebelum material tambahan menimpa tubuhnya.
Kondisi tersebut memicu kepanikan warga sekitar yang segera melaporkan kejadian itu kepada layanan darurat Bandung Siaga 113.
Tim Damkarmatan Kota Bandung kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan penyelamatan secara cepat dan terukur.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi untuk memastikan keamanan area sebelum memulai proses evakuasi.
***









