KoranBandung.co.id – Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di ruas Tol Purbaleunyi KM 139 arah Gerbang Tol Moh. Toha pada Rabu (4/2) dan langsung berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.
Peristiwa ini pertama kali diketahui publik melalui unggahan video yang beredar luas di media sosial, salah satunya akun Instagram mediainfojabar, yang memperlihatkan kondisi kendaraan pascakecelakaan.
Insiden tersebut menambah daftar kecelakaan lalu lintas di jalan tol yang kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan pengemudi, khususnya di jalur dengan volume kendaraan tinggi.
Kondisi Lokasi Kecelakaan di Tol Purbaleunyi
Berdasarkan pantauan visual dari video yang beredar, sebuah truk berukuran besar terlihat terguling dan melintang di tengah badan jalan tol sehingga menutup sebagian besar lajur kendaraan.
Beberapa kendaraan lain, termasuk mobil pribadi, tampak mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan samping akibat benturan beruntun.
Posisi kendaraan yang saling berdekatan mengindikasikan bahwa tabrakan terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan di satu titik ruas jalan.
Situasi tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Gerbang Tol Moh. Toha mengalami perlambatan signifikan.
Kepadatan kendaraan terlihat mengular karena sebagian pengemudi harus mengurangi kecepatan dan bergantian melintas di lajur yang masih bisa digunakan.
Respons Petugas dan Proses Evakuasi
Petugas kepolisian dan pengelola jalan tol dilaporkan telah berada di lokasi tidak lama setelah kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Langkah pertama yang dilakukan petugas adalah mengamankan area kecelakaan guna mencegah terjadinya insiden lanjutan.
Petugas juga mengatur arus lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan agar tetap bergerak meski dengan kecepatan terbatas.
Proses evakuasi kendaraan yang terlibat, khususnya truk yang terguling, memerlukan peralatan khusus dan waktu yang tidak singkat.
Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keselamatan petugas dan pengguna jalan lainnya.
Hingga berita ini disusun, kronologi detail mengenai penyebab kecelakaan beruntun tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh pihak berwenang.****









