Puluhan Sopir Ambulans Geruduk Polsek Cipatat, Tuntut Pelaku Pemukulan Segera Ditangkap
Sumber: Facebook Polsek Cipatat

Puluhan Sopir Ambulans Geruduk Polsek Cipatat, Tuntut Pelaku Pemukulan Segera Ditangkap

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Puluhan sopir ambulans mendatangi Polsek Cipatat sebagai bentuk desakan moral agar aparat kepolisian segera menuntaskan dugaan pemukulan terhadap rekan mereka yang terjadi saat menjalankan tugas kemanusiaan.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena menyangkut keselamatan petugas ambulans yang sedang membawa pasien dalam kondisi darurat.

Puluhan sopir ambulans dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung Barat mendatangi Polsek Cipatat pada Sabtu malam, 7 Februari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedatangan mereka terpusat di Polsek Cipatat yang berlokasi di Jalan Raya Rajamandala Nomor 434, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas sekaligus tuntutan agar kepolisian segera menangkap terduga pelaku pemukulan terhadap salah satu sopir ambulans.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM 83, Pejabat Pemkab Bekasi Meninggal Dunia

Insiden yang memicu aksi ini bermula saat seorang sopir ambulans berinisial AW tengah mengantarkan pasien menuju RSUD Cikalongwetan.

Dalam perjalanan, ambulans yang dikemudikan AW berpapasan dengan sebuah mobil lain di ruas jalan sempit.

Situasi tersebut kemudian memicu adu argumen antara sopir ambulans dan pengemudi mobil yang diketahui berinisial AD.

Ketegangan meningkat meskipun sopir ambulans telah menyampaikan bahwa kendaraan yang dikemudikannya sedang membawa pasien dalam kondisi darurat.

Alih-alih memberikan jalan, pengemudi mobil justru tetap bertahan dan tidak menunjukkan itikad untuk mengalah.

Cekcok yang terjadi di tengah jalan tersebut akhirnya berujung pada dugaan aksi kekerasan fisik terhadap sopir ambulans.

Baca Juga:  Aksi Pencurian Motor di Masjid Al Ikhlas Batujajar Digagalkan Warga, Pelaku Kabur Terekam CCTV

AW dilaporkan mengalami pemukulan yang dilakukan oleh AD di lokasi kejadian.

Peristiwa ini dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan hangat.

Viralnya kejadian tersebut memicu reaksi keras dari komunitas sopir ambulans yang menilai tindakan kekerasan itu tidak dapat ditoleransi.

Setelah kasus ini menjadi perhatian publik, keluarga terduga pelaku diketahui telah melakukan komunikasi dengan pihak terkait.

Keluarga AD disebut menyatakan kesediaan untuk bersikap kooperatif.

Terduga pelaku sendiri dikabarkan mengalami ketakutan setelah kasus ini mencuat ke permukaan.***

Baca Juga:  Kemacetan di Jl. Warung Contong Menuju Lapang Tembak Gunung Bohong Cimahi pada Sabtu Malam, Warga Terjebak Macet Hingga 2 Jam
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.