KoranBandung.co.id – Aksi komplotan begal yang terjadi di Kampung Cibereum RT02/RW07, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada Minggu dini hari, 1 Februari 2026, menimbulkan keresahan serius dan sorotan publik terhadap keamanan wilayah permukiman.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena berlangsung pada jam rawan sekitar pukul 01.20 WIB ketika sebagian besar warga tengah beristirahat.
Situasi yang terekam dalam video warga memperlihatkan pola kejahatan jalanan yang brutal sehingga memicu ketakutan meluas di lingkungan sekitar.
Berdasarkan penuturan warga setempat, komplotan begal tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 25 orang yang datang secara beriringan.
Kelompok itu menggunakan sekitar 10 unit sepeda motor untuk bergerak cepat dan mengepung area sasaran.
Target utama para pelaku adalah sepeda motor milik warga yang sedang melintas atau terjebak di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor dilaporkan berhasil dirampas dari korban.
Warga menyebut aksi para pelaku berlangsung sangat agresif dan tidak memberikan ruang aman bagi korban untuk menyelamatkan diri.
Korban bahkan dilaporkan sempat dikejar oleh beberapa anggota komplotan sebelum akhirnya kehilangan kendaraannya.
Dari rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat sejumlah pelaku diduga membawa benda tumpul dan senjata tajam.
Dalam video yang sama, salah satu pelaku tampak bertingkah seperti orang kesurupan dengan memukul sepeda motor korban.
Aksi pemukulan itu dilakukan menggunakan senjata tajam maupun benda menyerupai tongkat.
Kondisi ini membuat warga Kampung Cibereum merasa keamanan lingkungan mereka berada dalam ancaman serius.
Sejumlah warga mengaku trauma dan khawatir untuk beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Masyarakat mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan tindakan tegas.
Harapan besar diarahkan kepada Polres Cimahi untuk bergerak cepat mengusut kasus ini.***









