KoranBandung.co.id – Insiden kebakaran yang melanda gudang logistik jaringan WIFI milik PT Jayahana Munaura Mekanika Selaras di Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, memunculkan dugaan kuat adanya korsleting listrik sebagai pemicu awal api.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 23 Februari 2026, sekitar pukul 11.30 WIB di wilayah Kampung Babakan RT 01 RW 10, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah.
Berdasarkan laporan dari Koramil 0909 Padalarang, kejadian bermula saat salah seorang saksi tengah bekerja di luar bangunan gudang.
Saksi bernama M. Yusuf Ukih, 45 tahun, yang diketahui sedang merapikan kabel di area luar gudang, menerima informasi dari warga yang melintas mengenai munculnya kepulan asap tebal dari dalam bangunan penyimpanan perangkat WIFI.
Informasi tersebut membuat saksi segera menghentikan aktivitasnya dan bergegas masuk ke dalam gudang untuk memastikan sumber asap.
Setibanya di dalam ruangan penyimpanan, saksi mendapati asap sudah menyebar cukup pekat sehingga menyulitkan jarak pandang.
Situasi tersebut mendorong saksi untuk segera meminta pertolongan warga sekitar sambil berupaya mencari titik awal api.
Warga setempat yang mendengar teriakan segera berdatangan dan berinisiatif membantu proses pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan.
Sekitar pukul 12.00 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bandung Barat tiba di lokasi kejadian.
Petugas damkar yang datang langsung melakukan upaya isolasi titik api guna mencegah perambatan ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan sinergi antara petugas dan warga yang membantu mengamankan area sekitar gudang.
Api berhasil dikendalikan setelah upaya intensif yang difokuskan pada sumber kobaran di area penyimpanan perangkat jaringan.
Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari instalasi kabel dengan jenis serabut yang masih digunakan sebagai sumber aliran daya.***









