KoranBandung.co.id – Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan terjadi di kawasan Srimahi, Kota Bandung, dengan satu korban dilaporkan tidak sadarkan diri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi, 22 Maret 2026, di ruas Jalan Srimahi, tepatnya di wilayah Cigereleng, Kecamatan Regol, Kota Bandung.
Laporan awal diterima oleh layanan darurat 112 sekitar pukul 10.52 WIB dan segera ditindaklanjuti melalui proses verifikasi cepat sebelum diteruskan kepada tim terkait.
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan berkendara di kawasan padat lalu lintas perkotaan, khususnya di titik-titik rawan seperti persimpangan lampu merah.
Kronologi Kejadian dan Respons Cepat Petugas
Berdasarkan data yang dihimpun, laporan kecelakaan pertama kali disampaikan oleh seorang pelapor yang menyebutkan adanya tabrakan antara dua kendaraan bermotor.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa satu korban berada dalam kondisi tidak sadarkan diri sehingga membutuhkan penanganan medis segera di lokasi kejadian.
Petugas layanan darurat 112 Kota Bandung menerima laporan tersebut pada pukul 10.52 WIB dan langsung melakukan validasi untuk memastikan kebenaran informasi.
Selang satu menit setelah validasi, laporan dinyatakan sah dan segera dikoordinasikan dengan tim medis dari PMI Kota Bandung.
Tim PMI Kota Bandung kemudian menerima laporan tersebut hampir secara bersamaan dan langsung mempersiapkan keberangkatan menuju lokasi kejadian.
Pada pukul 11.01 WIB, tim medis resmi diberangkatkan atau melakukan luncuran menuju titik kecelakaan di Jalan Srimahi.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.11 WIB dan langsung melakukan penanganan terhadap korban yang mengalami kondisi kritis.
Lokasi kejadian berada di sekitar lampu merah Srimahi, tepatnya di depan sebuah warung mie baso yang dikenal masyarakat setempat sebagai titik keramaian.
Setelah dilakukan penanganan awal di lokasi, tim PMI memastikan korban dalam kondisi cukup stabil untuk dipindahkan ke rumah sakit rujukan.
Pada pukul 11.21 WIB, korban akhirnya diboyong menuju RS Bandung Kiwari untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.***








