KoranBandung.co.id – Tragedi kecelakaan di Jalan Raya Bypass Cicalengka menjadi sorotan publik setelah sebuah Mitsubishi Pajero Sport bertabrakan dengan truk tronton yang terparkir di pinggir jalan.
Insiden maut pada Sabtu pagi tersebut menewaskan pengemudi minibus yang diketahui merupakan seorang mahasiswa berusia 17 tahun.
Peristiwa nahas ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh kecepatan tinggi dan minimnya kewaspadaan pengendara saat melintas di jalur utama penghubung Garut–Bandung.
Kecelakaan terjadi pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 09.30–10.36 WIB di Jalan Raya Bypass Cicalengka, tepatnya di depan sebuah warkop kawasan Paramount–Rancaekek.
Sebuah Mitsubishi Pajero Sport putih melaju dari arah timur (Garut) menuju barat (Bandung) dengan kecepatan yang diduga cukup tinggi.
Setibanya di lokasi peristiwa, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang truk tronton yang tengah terparkir di bahu jalan.
Benturan keras pada bagian depan Pajero menyebabkan bodi kendaraan ringsek parah dan pengemudinya terjepit di dalam kabin.
Korban yang berinisial MRS (17), mahasiswa asal Kampung Gunung Dual, Desa Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Tasikmalaya, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi kecelakaan yang menelan satu korban jiwa ini.
Kondisi di sekitar lokasi kejadian sempat ramai setelah warga yang berada tak jauh dari titik tabrakan mendengar suara benturan hebat.
Beberapa warga kemudian berusaha memberikan pertolongan pertama sembari menghubungi pihak kepolisian dan layanan medis terdekat.
Upaya evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat posisi korban yang terjepit pada bagian depan kendaraan yang ringsek.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk proses identifikasi lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.***









