KoranBandung.co.id – Peristiwa kebakaran melanda sebuah bangunan usaha laundry di kawasan Pasteur, Kota Bandung, pada Minggu siang dan langsung mendapat penanganan terpadu dari berbagai instansi terkait.
Kejadian ini menjadi perhatian karena terjadi di area permukiman dan jalur aktivitas warga yang cukup padat di Kecamatan Sukajadi.
Respons cepat sistem layanan darurat Kota Bandung dinilai berperan penting dalam mencegah meluasnya dampak kebakaran dan potensi korban jiwa.
Kronologi Awal Kebakaran di Jl. Sederhan Pasteur
Laporan kebakaran diterima oleh layanan darurat Kota Bandung pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 12.43 WIB.
Pelaporan awal dilakukan oleh seorang warga yang melihat adanya indikasi kebakaran pada bangunan Laundry Sinicuci di Jalan Sederhan, Kelurahan Pasteur, Kecamatan Sukajadi.
Tim 112 Kota Bandung segera melakukan verifikasi laporan dalam waktu satu menit untuk memastikan keakuratan informasi lokasi dan jenis kejadian.
Hasil validasi menyatakan bahwa laporan kebakaran dinyatakan sah dan membutuhkan penanganan segera oleh instansi teknis.
Koordinasi Cepat Antarinstansi Sejak Menit Awal
Setelah laporan dinyatakan valid pada pukul 12.44 WIB, koordinasi lintas instansi langsung dilakukan oleh pusat kendali darurat Kota Bandung.
Disdamkarmatan Kota Bandung, PLN Kota Bandung, PSC 119 Dinas Kesehatan, ATCS Dinas Perhubungan, serta BKO Polrestabes Kota Bandung segera dihubungi secara bersamaan.
Langkah koordinasi ini bertujuan memastikan penanganan kebakaran berjalan terintegrasi dari aspek pemadaman, kesehatan, kelistrikan, lalu lintas, dan pengamanan lokasi.
PSC 119 Dinkes Kota Bandung mulai memantau perkembangan situasi sejak pukul 12.47 WIB sebagai langkah antisipasi jika terdapat korban luka atau membutuhkan evakuasi medis.
Unit Pemadam Kebakaran Bergerak ke Lokasi
Disdamkarmatan Kota Bandung mengonfirmasi bahwa unit pemadam dari UPT Wilayah Utara telah meluncur ke lokasi kejadian pada pukul 12.48 WIB.
Informasi awal dari lapangan menyebutkan bahwa api masih bersifat lokal dan belum menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Pada pukul 12.49 WIB, laporan sementara menyatakan tidak terdapat korban jiwa dan seluruh orang yang berada di dalam bangunan berhasil keluar dengan selamat.
Situasi ini menjadi faktor penting yang memungkinkan proses pemadaman fokus pada pengendalian sumber api tanpa harus melakukan evakuasi massal.
Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas di Sekitar Lokasi
PLN Kota Bandung mulai melakukan pemantauan dan pengamanan jaringan listrik di sekitar lokasi kebakaran sejak pukul 12.50 WIB.
ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung turut dikoordinasikan untuk mengatur arus lalu lintas agar akses kendaraan pemadam dan ambulans tidak terhambat.
Polsek Sukajadi telah berada di lokasi sejak tahap awal untuk melakukan pengamanan area dan menghindari kerumunan warga.
Kehadiran aparat kepolisian dan linmas setempat membantu menjaga situasi tetap kondusif selama proses penanganan berlangsung.
Pemadaman dan Kendali Situasi di Lapangan
Unit Damkar UPT Utara tiba di lokasi pada pukul 12.53 WIB dan langsung melakukan tindakan pemadaman pada titik api.
Beberapa menit kemudian, unit tambahan dari Mako Pusat Disdamkarmatan Kota Bandung tiba di lokasi pada pukul 13.05 WIB untuk memperkuat proses pemadaman.
Petugas memastikan tidak ada titik api tersisa dan melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran ulang.
Ambulans PSC 119 Dinkes Kota Bandung tetap siaga di lokasi hingga situasi dinyatakan aman sepenuhnya.
Penyebab Kebakaran Berdasarkan Keterangan Internal Usaha
Berdasarkan keterangan dari pihak pengelola, kebakaran diduga bermula dari selang gas yang terhubung ke peralatan operasional laundry.
Api awalnya terlihat pada bagian selang gas sebelum kemudian merambat ke mesin boiler yang digunakan untuk proses setrika.
Kondisi tersebut menyebabkan percikan api membesar dalam waktu singkat hingga menimbulkan kebakaran di area kerja.
Pihak pengelola segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung setelah memastikan keselamatan karyawan.
Setelah proses pemadaman selesai, seluruh unit Damkar dan ambulans dinyatakan kembali ke markas pada pukul 13.46 WIB.***








