KoranBandung.co.id – Kegiatan patroli preventif yang digelar Polrestabes Bandung kembali membuahkan hasil setelah Tim Perintis Presisi 2 mengamankan tiga pemuda yang diduga membawa senjata tajam dan obat-obatan terlarang di wilayah Kiaracondong, Kota Bandung.
Langkah preventif ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung.
Patroli tersebut dilaksanakan sebagai respons atas meningkatnya keresahan warga terhadap aktivitas kelompok motor yang dinilai berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Penindakan ini sekaligus menegaskan komitmen aparat dalam mengedepankan pencegahan dini terhadap potensi tindak kriminal jalanan.
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dr. Budi Sartono melalui Kabag Ops AKBP Dr. H. Asep Saepudin dan Kasat Samapta AKBP Fajar Hari Kuncoro.
Tim Perintis Presisi 2 yang dipimpin Aipda Doni Setiawan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Kota Bandung pada jam rawan aktivitas kelompok bermotor.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga bagian dari kelompok motor sedang melakukan rolling di kawasan Kiaracondong.
Kelompok tersebut terpantau menggeber-geber kendaraan bermotor secara berulang yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketertiban umum.
Petugas juga melihat salah satu dari mereka mengacungkan senjata tajam jenis celurit di ruang publik.
Tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain serta memicu potensi konflik terbuka.
Melihat situasi tersebut, Tim Perintis Presisi 2 segera melakukan pengejaran terukur untuk mencegah eskalasi gangguan keamanan.
Upaya pengejaran dilakukan dengan tetap mempertimbangkan keselamatan masyarakat sekitar.
Petugas akhirnya berhasil mengamankan tiga orang pemuda tanpa insiden lanjutan.
Dari hasil penggeledahan di lokasi, polisi menyita satu bilah celurit yang diduga digunakan untuk aksi intimidasi.
Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor roda dua yang digunakan para pemuda tersebut.
Sejumlah obat-obatan terlarang turut ditemukan dalam penguasaan terduga pelaku.
Petugas juga menyita pakaian yang telah dimodifikasi yang diduga berkaitan dengan identitas kelompok tertentu.
Ketiga pemuda tersebut selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Barang bukti yang diamankan turut diserahkan sebagai bagian dari proses penyidikan.
Seluruh terduga pelaku kemudian dilimpahkan ke Polsek Kiaracondong guna proses hukum lanjutan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.***








