Bus Satgas Rajawali Alami Rem Blong di Cijamil Ngamprah, Puluhan Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Sumber: Facebook/ Fatimah Fatimah

Bus Satgas Rajawali Alami Rem Blong di Cijamil Ngamprah, Puluhan Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus rombongan Satgas Rajawali terjadi di wilayah Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 18 Maret 2026.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada siang hari di kawasan turunan Cijamil yang dikenal memiliki kontur jalan menurun cukup tajam.

Kejadian bermula ketika sebuah bus berukuran 3/4 yang membawa anggota Satgas Rajawali gabungan berangkat dari kawasan Situ Lembang dengan tujuan Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB.

Perjalanan yang semula berlangsung normal berubah menjadi situasi darurat ketika kendaraan memasuki jalur menurun di wilayah Kampung Cijamil, Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Pada saat melintasi turunan tersebut, pengemudi bus dilaporkan menyadari adanya kegagalan fungsi pengereman dan segera memberikan peringatan kepada penumpang mengenai kondisi rem yang blong.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi KM 139 Arah Gerbang Tol Moh. Toha Picu Kepadatan Lalu Lintas

Kondisi tersebut menyebabkan bus melaju tanpa kendali sehingga menimbulkan kepanikan di dalam kendaraan.

Dalam upaya mengendalikan laju kendaraan, bus tetap meluncur hingga memasuki area dekat gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Di lokasi tersebut, kendaraan besar itu tidak dapat menghindari tabrakan dengan sejumlah pengguna jalan lain.

Bus kemudian menabrak satu unit mobil jenis Honda Brio serta dua unit motor yang berada di jalur yang sama.

Benturan yang terjadi mengakibatkan kerusakan signifikan pada kendaraan yang terlibat serta menimbulkan korban luka dari masing-masing pengendara.

Baca Juga:  Kecelakaan Dua Motor di Dr. Djunjunan Bandung, Satu Pengendara Alami Luka di Kaki dan Dada

Setelah tabrakan awal, pengemudi bus berusaha menghindari risiko kendaraan terguling saat menghadapi tikungan di jalur tersebut.

Upaya tersebut membuat arah laju bus berubah drastis hingga akhirnya kendaraan meluncur lurus keluar jalur jalan raya.

Bus kemudian terperosok masuk ke area kebun milik warga dengan jarak sekitar 30 meter dari badan jalan.

Posisi akhir kendaraan yang berada di area kebun menunjukkan kerasnya benturan yang terjadi akibat hilangnya kendali sejak awal kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 22 anggota TNI yang berada di dalam bus mengalami dampak dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Dustira untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  Pengendara Motor Terserempet Kereta di Perlintasan Cimindi, Korban Alami Patah Tulang

Selain itu, dua orang pengendara motor serta dua orang penumpang mobil juga dilaporkan mengalami luka dan turut mendapatkan perawatan.

***

Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.