KoranBandung.co.id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil terjadi di wilayah Buahbatu, Kota Bandung, dan langsung memicu respons cepat dari layanan darurat terpadu.
Laporan yang masuk ke sistem layanan darurat 112 pada Minggu siang tersebut ditindaklanjuti secara berlapis dengan dukungan teknologi pemantauan dan kesiapsiagaan petugas lapangan.
Kecelakaan lalu lintas ini dilaporkan terjadi pada Minggu, 08 Februari 2026, sekitar pukul 15.54 WIB di Jalan Soekarno-Hatta No.526, Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat.
Lokasi kejadian berada tepat di depan Mall Tenth Avenue yang dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas padat di kawasan Bandung Selatan.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor dan satu unit mobil dengan total dua orang korban di lokasi kejadian.
Salah satu korban dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian tangan, sementara korban lainnya tidak mampu berdiri akibat benturan yang cukup keras.
Tim layanan darurat 112 menerima laporan pertama pada pukul 15.54 WIB dan langsung melakukan proses validasi untuk memastikan keakuratan informasi.
Hanya dalam rentang satu menit, laporan dinyatakan valid setelah dilakukan konfirmasi ulang kepada pelapor pada pukul 15.55 WIB.
Langkah cepat ini menjadi krusial untuk memastikan penanganan medis dan pengamanan lokasi dapat segera dilakukan tanpa hambatan informasi.
Pada pukul 15.56 WIB, tim 112 langsung melakukan koordinasi dengan Bandung Ambulan Transport atau BAT sebagai pihak yang memiliki kewenangan penanganan medis darurat di lapangan.
Satu menit kemudian, tepat pukul 15.57 WIB, laporan resmi diterima oleh BAT untuk segera ditindaklanjuti di lokasi kejadian.
Pemantauan situasi di tempat kejadian perkara turut diperkuat dengan dukungan kamera CCTV milik ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung.
Pada pukul 16.01 WIB, lokasi kecelakaan berhasil terpantau secara visual melalui sistem ATCS yang memberikan gambaran kondisi lalu lintas dan posisi kendaraan.
Informasi visual ini menjadi dasar penting bagi tim BAT untuk menentukan akses tercepat menuju lokasi serta mempersiapkan tindakan evakuasi korban.
Melalui pemantauan lanjutan, ATCS menginformasikan bahwa unit BAT telah tiba di lokasi dan mulai melakukan penanganan pada pukul 16.06 WIB.
Setelah penanganan awal dilakukan, tim BAT melaporkan kebutuhan tambahan berupa kehadiran unit penegakan hukum atau gakkum pada pukul 16.15 WIB.
Menindaklanjuti hal tersebut, tim 112 segera melakukan koordinasi dengan BKO Polrestabes Bandung untuk pengamanan lokasi dan penanganan aspek hukum.
Satu menit berselang, informasi dari jajaran kepolisian menyebutkan bahwa anggota dari unit Kipas telah bergerak mendekati lokasi kejadian.
Pada pukul 16.17 WIB, tim BAT melaporkan bahwa kedua korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Pindad untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Pada pukul 16.21 WIB, laporan resmi diterima dari BKO Polrestabes sebagai tanda dimulainya proses penanganan kepolisian di lokasi.
Informasi lanjutan pada pukul 16.28 WIB menyebutkan bahwa barang bukti kecelakaan telah diamankan oleh anggota Kipas.
Data pengamanan tersebut kemudian disampaikan kembali kepada BKO Polrestabes pada pukul 16.29 WIB sebagai bagian dari alur pelaporan terintegrasi.
Hingga pukul 16.34 WIB, seluruh perkembangan situasi masih dalam pantauan BKO Polrestabes untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan terhadap keamanan dan ketertiban lalu lintas.
***








