Penemuan Mayat di Bekas Wisata Kampung Gajah Gegerkan Warga Cihideung Parongpong
Sumber: dokumentasi warga

Penemuan Mayat di Bekas Wisata Kampung Gajah Gegerkan Warga Cihideung Parongpong

Diposting pada
web otomotif bandung barat

KoranBandung.co.id – Penemuan sesosok mayat di area bekas wisata Kampung Gajah, Cihideung, Parongpong, pada Jumat (13/02/2026) malam, menggegerkan warga sekitar dan memicu penyelidikan aparat kepolisian.

Suasana tenang di wilayah Cihideung mendadak berubah setelah kabar penemuan jasad manusia tersebar luas di tengah masyarakat.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu sontak menjadi perhatian warga Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Informasi awal menyebutkan jasad tersebut ditemukan tergeletak di area terbengkalai bekas destinasi wisata yang dahulu dikenal sebagai Kampung Gajah Wonderland.

Lokasi penemuan berada di sudut kawasan yang sudah lama tidak beroperasi dan minim penerangan pada malam hari.

Baca Juga:  Setelah 4 Hari Dicari, Dua Pemancing yang Disapu Ombak dan Tenggelam di Pantai Cikeueus Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok pemuda yang tengah berada di lokasi untuk membuat konten digital.

Kondisi tersebut membuat mereka segera menghentikan aktivitas pembuatan konten dan berupaya memberi tahu pihak lain.

Rekaman video dari lokasi penemuan sempat beredar luas melalui sejumlah grup WhatsApp warga sekitar.

Penyebaran video tersebut membuat kabar penemuan jasad dengan cepat diketahui masyarakat Cihideung dan sekitarnya.

Sejumlah warga kemudian berinisiatif menghubungi aparat kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi.

Baca Juga:  Aksi Kejar-kejaran Pemuda Bersajam Gegerkan Gegerkalong Hilir Parongpong

Respons cepat dilakukan oleh pihak berwenang dengan mendatangi lokasi kejadian tidak lama setelah laporan diterima.

Petugas kepolisian bersama tim forensik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di area penemuan.

Proses identifikasi awal dilakukan dengan memasang garis polisi untuk membatasi akses masyarakat ke lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum dapat dipastikan secara resmi oleh pihak berwenang.

Informasi terkait jenis kelamin maupun usia korban masih simpang siur di tengah masyarakat.***

Baca Juga:  Sekda Jabar Ingatkan Gerakan Sesar Lembang 4 mm per Tahun, Mitigasi Diminta Diperkuat
Gambar Gravatar
Seorang writer di bidang jurnalis dan blogger. Sudah aktif menulis di media Indonesia sejak tahun 2016.