KoranBandung.co.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan perbatasan Cianjur–Bandung Barat tepatnya di Jembatan bekas tol Rajamandala pada Selasa (25/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan satu angkot dan satu truk yang diduga bertabrakan dari arah berlawanan.
Laporan awal menyebutkan adanya korban jiwa di tempat kejadian serta beberapa penumpang yang mengalami luka.
Peristiwa tragis ini langsung menyita perhatian warga karena lokasi kecelakaan berada di titik jalur padat yang menghubungkan dua wilayah dengan aktivitas mobilitas tinggi.
Situasi di lokasi kejadian semakin pelik karena kondisi gelap dan minim penerangan di jembatan lama yang dikenal sebagai jalur alternatif menuju wilayah Bandung Barat.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras bergegas mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi awal sebelum petugas datang.
Kondisi angkot yang ringsek pada bagian depan menunjukkan bahwa tabrakan berlangsung dengan kecepatan yang cukup tinggi.
Sementara itu, truk yang terlibat juga tampak mengalami kerusakan berat pada kabin sehingga menandakan kerasnya benturan yang terjadi.
Beberapa saksi yang berada tak jauh dari lokasi menggambarkan suasana mencekam sesaat setelah tabrakan karena terdengar suara teriakan meminta pertolongan dari dalam angkot.
Pantauan lapangan menunjukkan bahwa arus kendaraan mengular cukup panjang dari dua sisi jembatan karena jalur hanya bisa dilalui bergantian.
Pengemudi yang melintas disarankan mengambil jalur alternatif mengingat proses evakuasi diperkirakan berlangsung cukup lama hingga seluruh kendaraan berhasil dipindahkan.
Petugas saat ini sudah dikerahkan ke lokasi, namun keterangan resmi masih menunggu penyelidikan.***









